Gerak yang Bercerita

Menghormati tradisi melalui gerakan, menghidupkan jiwa melalui tarian. Tempat di mana budaya menjadi napas.

Profil

Paguyuban Seni Langen Bekso adalah sebuah kelompok seni yang berfokus pada pelestarian dan pengembangan seni tari Langen Bekso. Langen Bekso sendiri merupakan salah satu seni tari tradisional Jawa Timur yang kaya akan nilai-nilai budaya dan sejarah. Paguyuban ini berlokasi di RT.001, RW.001, Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan.

Didirikan pada tahun 2021, Paguyuban Seni Langen Bekso hadir sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap warisan budaya. Pendiriannya didasari oleh semangat untuk melestarikan seni Langen Bekso agar tidak punah ditelan zaman. Di tengah gempuran budaya modern, paguyuban ini menjadi benteng yang kokoh dalam menjaga tradisi dan identitas lokal.

Sejak berdiri, Paguyuban Seni Langen Bekso telah aktif menggelar berbagai kegiatan, mulai dari latihan rutin, pementasan di acara-acara lokal, hingga partisipasi dalam festival seni. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, mereka tidak hanya memperkenalkan keindahan Langen Bekso kepada masyarakat luas, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri.

Dengan semangat gotong royong dan dedikasi yang tinggi, Paguyuban Seni Langen Bekso terus berupaya menjadi wadah bagi para seniman dan pemuda untuk belajar, berkarya, serta mengabdikan diri pada seni. Mereka berharap bisa terus berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal dan menginspirasi generasi mendatang untuk mencintai dan menjaga warisan leluhur.

Sejarah

Paguyuban Seni Langen Bekso didirikan pada tahun 2021 di tengah kondisi yang memprihatinkan, di mana minat terhadap seni tari tradisional, khususnya Langen Bekso, mulai memudar. Seni Langen Bekso, yang merupakan warisan budaya luhur, terancam punah karena kurangnya regenerasi dan minimnya wadah untuk para seniman muda.

Melihat kondisi tersebut, beberapa tokoh masyarakat dan seniman lokal di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, tergerak untuk mengambil tindakan. Mereka berinisiatif membentuk sebuah paguyuban sebagai sarana untuk melestarikan dan mengembangkan kembali seni Langen Bekso.

Berawal dari diskusi-diskusi kecil di lingkungan RT.001 dan RW.001, para pendiri sepakat untuk mendirikan paguyuban ini. Mereka memiliki visi yang sama: menjadikan Langen Bekso sebagai identitas budaya yang dibanggakan dan dikenal luas. Awalnya, latihan dilakukan secara sederhana di salah satu rumah warga dengan alat musik seadanya.

Seiring berjalannya waktu, semangat para anggota semakin membara. Mereka mulai mengajak pemuda-pemudi lain untuk bergabung. Pementasan perdana mereka, meskipun masih dalam skala kecil, mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Hal ini menjadi motivasi besar bagi paguyuban untuk terus berkarya.

Hingga saat ini, Paguyuban Seni Langen Bekso terus berupaya menjaga komitmennya. Mereka tidak hanya fokus pada latihan dan pementasan, tetapi juga aktif mengadakan workshop dan edukasi tentang sejarah serta nilai-nilai yang terkandung dalam seni Langen Bekso. Dengan tekad kuat, mereka berharap dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal di hati generasi muda dan memastikan seni Langen Bekso tetap hidup dan berkembang di masa depan.

Galeri Kegiatan